Malam yang Disyahdukan oleh Sore

Alunan musik syahdu malam itu, membuat penonton muda mudi dan generasi era 2000an kembali berdendang ria di music venue kecil di studio recording pertama di Indonesia, Lokananta. Sore, band indie yang beraliran rock revival dan jazz psychedelic ini, baru saja menuntaskan konser mereka di Lokananta (13/6) malam minggu silam.

Band yang berasal dari jakarta ini, digawangi oleh Ade Firza Paloh (gitar, vokal), Awan Garnida (bass, vokal), Reza Dwi Putranto (gitar, vokal), Bemby Gusti Pramudya (drum, perkusi, vokal), Ramondo Gascaro (piano, keyboard, gitar, vokal), berhasil membuat penonton menyanyi dan sekesar mengangguk, mengikuti instrumen yang mereka bawakan.

Tembang - tembang mereka yang terkenal, seperti No Fruits For Today, Apatis Ria, There She Goes, Merintih Perih, Carolina, dan Ssst menjadi sajian malam penih syahdu itu. Ditambah jokes-jokes ringan ala Om Awan (bass, vokal) juga menambah keakraban dan kehangatan para penonton malam itu.

"Berat badan gue ada yang bisa nebak gak?" kelakar Om Awan, yang berbadan subur dan gemuk, jeda beberapa lagu yang telah Sore mainkan. Sontak penonton tertawa dan menebak - nebak berapa berat badannya sambil berteriak - teriak.

Kehangatan dan kesyahduan malam itu diakhiri dengan lagu teranyar dari Sore, Ssst yang merupakan request dari seluruh penonton yang meneriakkan "We Want More!" sesaat setelah mereka (sore -red) mengucapkan selamat tinggal dan memainkan Carolina.

0 komentar: